Rabu, 04 Juli 2018

Generasi Muda NU Harapkan PCNU KBB Lakukan Konsolidasi Total


Generasi Muda NU Hararapkan PCNU KBB Lakukan Konsolidasi Total

Cempor.id - Generasi muda Nahdliyyin Bandung Barat menanggapi kisruh yang terjadi di lingkungan PCNU Bandung Barat. Tanggapan tersebut diantaranya muncul dari tokoh Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat yang berasal dari KBB, Edi Rusyandi.

Dalam rilis yang dikeluarkan pada Rabu (04/07) sore kepada redaksi cempor.id, Edi berharap polemik di tataran PCNU KBB bisa segera diselesaikan. Ia meminta agar PCNU KBB segera melakukan konsolidasi total untuk pembenahan organisasi yang menjadi wadah bernaung kalangan pesantren tersebut.

Berikut ini rilis pers masuk ke tim redaksi:

Generasi Muda NU Harapkan PCNU KBB Konsolidasi Total

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung Barat sempat mengalami polemik sejak pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Desember 2017 dan Konfercab lanjutan pada Sabtu, 30 Juni 2018 lalu. Pro dan kontra melibatkan antara dua kubu baik antar jajaran pengurus cabang hingga tataran majelis wakil cabang NU (MWC NU).

Sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama, merasa turut prihatin dan berharap perjalanan organisasi yang didirikan hadlratusyekh KH. Hasyim Asy'ari ini berjalan dengan baik dan benar. Beberapa catatan yang ingin disampaikan : 

1. Mengharapkan kedua belah pihak yang terlibat dalam "perseteruan" untuk duduk bersama membangun islah demi kemaslahatan dan kebesaran organisasi. Diharapkan kedua belah pihak bisa lapang dada dengan mengesampingkan ego kelompok. Saya yakin pasti ada titik temu jika yang menjadi tujuannya adalah demi kebaikan organisasi. Bagaimanapun PCNU yang terpilih kemarin telah dilegitimasi dengan kehadiran PWNU Jawa Barat. Pihak yang menolak, alangkah lebih baik menerima dengan legowo. Dan jajaran yang terpilih mengakomodir pihak yang merasa kecewa. Konflik dan pertentangan berkepanjangan hanya akan merugikan masa depan organisasi NU kedepan. Menang jadi arang, kalah jadi abu.

2. Mencermati situasi keummatan dan kebangsaan akhir-akhir ini, PCNU KBB harus melakukan konsolidasi total, baik ditataran internal maupun kancah eksternal organisasi. Secara internal, NU KBB harus solid dengan manajemen yang terarah dan terencana. Seluruh jajaran kepengurusan baik dilevel PC, MWC hingga ranting harus bersinergi dan membesarkan organisasi. Harus diakui dengan jujur, hampir selama 10 tahun terakhir belum terdapat perkembangan yang cukup signifikan. 

3. Karena itu, diharapkan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan harus selektif dalam merekrut jajaran kepengurusan baru, baik dari sisi pengetahuan ke NU an, komitmen ideologis, loyalitas dan profesionalitas serta keseimbangan tua dan muda. Jangan sampai asal-asalan merekrut orang yang tidak jelas ke NU an nya. PCNU KBB harus memprioritaskan kader-kader NU dijajaran intinya;

4. Pada level eksternal, PCNU KBB diharapkan lebih berperan nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat nahdliyin, membangun hubungan yang sinergis dengan pesantren-pesantren sebagai basis utamanya, dakwah islam ahlussunah waljamaah al-nahdliyah. Sehingga kehadiran NU benar-benar nyata dirasakan. Apalagi desakan pemahaman dan ajaran ideologi transnasional yang kian merangsek di wilayah Bandung Barat.

5. PCNU KBB harus steril dari dari muatan dan praktik politik praktis jajaran kepengurusannya. Garis politik NU adalah politik moral, komitmen keummatan dan kebangsaan. Dan sejujurnya, konflik yang mendera NU KBB saat ini  berakar dari tarik menarik kepentingan politik eksternal NU yang diseret dalam tataran internal.
Demikianlah, dinamika NU KBB saat ini diharapkan jadi momentum refleksi bersmaa untuk kebangkitan organisasi dan gerakan amal sosialnya ditengah-tengah ummat.

Wallahul Muwafiq Ilaa Aqwamitharieq

Edi Rusyandi
Wakil Ketua GP Ansor Jawa Barat
Koordinator Majelis Cinta Negeri
Tinggal di Cipongkor Bandung Barat
**
(AR)
Link Banner
ARTIKEL SELANJUTNYA Selanjutnya
ARTIKEL SEBELUMNYA Sebelumnya
ARTIKEL SELANJUTNYA Selanjutnya
ARTIKEL SEBELUMNYA Sebelumnya
 

Masukan email Anda di bawah ini