Minggu, 16 September 2018

Tahun Baru Hijriyah, Masyarakat RW 02 Desa Saguling Gelar Gebyar Muharram

Masuk Tahun Baru Hijriyah, Masyarakat RW 02 Desa Saguling Gelar Gebyar Muharram

Tahun baru, bagi sebagian masyarakat dijadikan sebagai titik balik untuk kembali menumbuhkan semangat kehidupan. Oleh karenanya moment tahun baru sering kali dirayakan dengan berbagai kegiatan berkesan.

Merayakan tahun baru menjadi hal yang tidak asing bagi sebagian besar masyarakat, tapi bagaimana jika tahun baru yang dirayakan adalah tahun baru bagi umat islam? Padahal masih banyak umat islam sendiri yang tidak tahu kapan tahun barunya akan tiba.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, warga RW 02 Desa Saguling Kecamatan Saguling melakukan inisiatif menggelar kegiatan gebyar Muharram yang didasari pada perhitungan peredaran bulan atau biasa dikenal dengan tahun baru hijriyah pada Minggu, (16/09).

Koordinator pelaksana kegiatan, Atep Risto Astoni menegaskan bahwa pelaksanaan gebyar Muharram adalah untuk menyemarakan semangat tahun baru islam. Ia berharap masyarakat yang belum terlalu memperhatikan hitungan tahun hijriyah bisa ingat dengan adanya semarak gebyar muharram.

"Kami ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa bulan ini kita sudah mulai memasuki tahun baru hijriyah 1440," ujarnya.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam rangka mengisi gebyar Muharram oleh warga RW 02 Desa Saguling tersebut. Demi menarik minat masyarakat, diadakan kegiatan lomba MTQ tingkat anak-anak dan remaja, lomba Hifdzul Qur'an kategori anak dan remaja, lomba pidato, lomba nasyid dan qosidah, serta santunan untuk anak yatim.

Pawai obor

Masyarakat antusias dengan acara tersebut. Banyak peserta yang mendaftar dan mengikuti berbagai kegiatan yang digelar panitia.

Kemeriahan acara gebyar muharram ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan khusus dari group Gambus kenamaan di Bandung Barat, Al-Qiswah.

Rencana, sebelum penampilan inti dari Al-Qiswah diadakan pawai obor keliling wilayah dengan menempuh jarak kurang lebih 2 km dimulai dari lapangan voli cibanteng, pasir hayam, cikuda, hingga akhirnya finish kembali di lapangan voli cibanteng.**
Link Banner
ARTIKEL SELANJUTNYA Selanjutnya
ARTIKEL SEBELUMNYA Sebelumnya
ARTIKEL SELANJUTNYA Selanjutnya
ARTIKEL SEBELUMNYA Sebelumnya
 

Masukan email Anda di bawah ini